Jumat, 29 April 2016

Panggung Puisi Gus Mus ( 3 ) "LALU AKU HARUS BAGAIMANA ?"

Panggung Puisi Gus Mus ( 3 )
" LALU AKU HARUS BAGAIMANA. ? "


Aku pergi Tahlil…
kau bilang amalan jahil…
Aku baca Shalawat Burdah…
kau bilang itu Bid’ah…
Lalu aku harus bagaimana…???

Aku Bertawassul dengan baik…
kau bilang aku Musyrik…
Aku ikut Majelis Dzikir…
kau bilang aku Kafir…
Lalu aku harus bagaimana…???

Aku Shalat pakai Lafadz Niat…
kau bilang aku Sesat…
Aku mengadakan Maulid…
kau bilang tak ada Dalil yang Valid…
Lalu aku harus bagaimana…???

Aku Gemar Berziarah…
kau bilang aku Alap-Alap Berkah…
Aku mengadakan Selamatan…
kau bilang aku Pemuja Setan…
Lalu aku harus bagaimana…???

Aku pergi Yasinan…
kau bilang itu tak Membawa Kebaikan…
Aku ikut Tasawuf Sufi…
malah kau suruh aku Menjauhi…

Ya Sudahlah….aku ikut kalian..
Kan kupakai Celana Cingkrang…
agar kau senang…
Kan kupanjangkan Jenggot…
agar dikira berbobot…
Kan kuhitamkan Jidat…
agar dikira Ahli Ijtihad…
Aku kan sering Menghujat…
biar dikira Hebat…
Aku kan sering Mencela…
biar dikira Mulia….

Ya Sudahlah….
Aku pasrah pada Tuhan…
Yang kusembah..
Lalu kau nyembah Tuhan yang mana...?

By : K.H. Mustofa Bisri.

Rabu, 27 April 2016

Nasehat imam Al Hasan Basri


Assalammu'alaikum..

Nasehat imam Al Hasan Basri:

1. Aku tahu rizqiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang.
2. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, karena itulah aku sibuk beramal shaleh.
3. Aku tahu ALLAH Ta'ala selalu memerhatikanku, karena itulah aku malu jika ALLAH melihatku sedang dalam maksiat.
4. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH........

              Sahabat2ku...

           Jangan tertipu
        dengan usia MUDA
        karena syarat Mati
         TIDAK harus TUA.

   Jangan terpedaya dengan
        tubuh yang SEHAT
       karena syarat Mati
       TIDAK mesti SAKIT

   Jangan terperdaya dengan
        Harta Kekayaaan
                sebab
    Si kaya pun tidak pernah
     menyiapkan kain kafan
             buat dirinya
      meski cuma selembar.

      Mari Terus berbuat BAIK,
         berniat untuk BAIK,
     berkata yang BAIK-BAIK,
   Memberi nasihat yang BAIK
 Meskipun TIDAK banyak orang
      yang mengenalimu dan
   Tidak suka dgn Nasihatmu

        Cukup lah  اللهِ yang
     mengenalimu lebih dari
           pada orang lain.

      Jadilah bagai JANTUNG
        yang tidak terlihat,
     tetapi terus berdenyut
     setiap saat hingga kita
 terus dapat hidup, berkarya
     dan menebar manfaat
       bagi sekeliling kita
     sampai diberhent-ikan
              oleh-NYA
     
                Sahabat2ku...

"Waktu yang kusesali adalah
         jika pagi hingga
      matahari terbenam,
 amalku tidak bertambah
            sedikit pun,
  padahal aku tahu saat ini
       umurku berkurang"(Ibnu Mas'ud Radhiyallahu'anhu.)

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته..

TERAPI DENGAN SUROH AL INSYIROH DAN SHOLAWAT


S A R A P A N   H A T I

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته .....
صباح الخير يا إخواني في الله
صبحكم الله بكل خير...

TERAPI DENGAN SUROH AL INSYIROH DAN SHOLAWAT

الحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ اْلعٰالَمِيْنَ،اللَّهُمَ صَل ِعَلَى سَيدِنـَا مُحَمَّدٍ الفاتـِح ِلِمَا أُغلِقَ وَالخاتمِ لِمَا سبقَ نَاصِرِالْحَقِ بِالْحَق ِوَالهـَادِي إلىَ صِراطِكَ المُسْتَـَقـِيم وَعَلىَ آلِه حَقَّ قـَدْرِه وَمِقـْدَارِهِ العـَظـِيم

بسم الله الرحمن الرحيم

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ

Apakah kamu merasa sempit atau sesak???atau mgkn lagi sumpek???atau sdg stress??? Atau urusan2mu sdg sulit???

Cobalah terapi berikut ini...
Agar kau menjadi tenang....

Tenangkanlah dirimu...dan konsentrasiakan hatimu...
Bernafaslah dg benar sebanyak 5 x dan lebih afdol jk sambil memejamkan kedua mata...

Tarik nafas dr hidung dan keluarkan lewat mulut dg tenang dan ringan....

Letakkan tangan kananmu diatas hatimu(dibawah dada bagian kiri) dan bacalah suroh AL INSYIROH 3x...

Ulangilah melatih pernafasan...

Kemudian bersholawatlah sebanyak 3x dan usapkan keseluruh tubuhmu...

Engkau akan merasakan ketenangan...

Suroh ini memiliki pengaruh yg mengagumkan atas kegoncangan2 tenaga/kemampuan manusia terutama hati...

Sdgkan SHOLAWAT akan membentengi seluruh tubuh dr tenaga2/energi negatif....

Gabungkanlah kedua perkara ajaib ini yaitu SUROH INSYIROH dan SHOLAWAT NABI.....

Lakukan utk merubah rangkaian tubuhmu menuju energi positif yg akan berimbas pd akal,ruh dan jasadmu......

Mk dadamu menjadi lapang dan urusan2mu menjadi terasa mudah.....

SELAMAT MENCOBA.....

silakan di share pd teman dan saudara2 yg kau kenal agar manfa'atnya merata pd semua org....

Ya Allah...sembuhkanlah penyakit org2 yg sdg sakit...mudahkanlah segala urusan org2 yg sdg sulit...lancarkanlah rizqi org2 yg kehidupan nya sempit.....Aamiiiiiin...

#tiada_hari_tanpa_sholawat#
#hiasilah_hari2mu_dgsholawat_niscaya_hidupmu_bahagia_dunia_akherat#

#terapi_dgsuroh_alinsyiroh_dansholawat#
#Achmad_Somady_Aroby#

Jumat, 22 April 2016

NASIHAT HIKMAH MBAH MAIMOEN UNTUK PARA SANTRI



" Zaman akhir cah cilik apal Qur’an waton apal koyo moco Koran

Cah cilik sing apal mung koyo wayang munggah panggung mlebu tv dadi hiburan

Akeh sik moco Qur’an mung krono duit waton moco tanpo makhroj tanpo tajwid

Pondok dibangun mung kerono gengsi megah mewah akeh santri tanpo isi

Akeh sik moco Qur’an nanging yo linglung persis koyo Asu rebutan Balung

Ojo melu edan2nan leee

Manuto Gurumu, mbah Arwani " - (Sumber: Hilmi Nailufar; fb)


Sair berisi hikmah dan nasihat yang sangat dalam lagi menyentuh dari Syaikh Simbah Kyai Maimoen Zubair ini bisa dijadikan rennungan untuk kita semua.

Jika diterjemahkan kurang lebih :

 " Di zaman akhir ini banyak kita dapati anak-anak kecil banyak yang menghafal Al Qur’an akan tetapi hanya sekedar hafal seperti halnya membaca koran atau majalah.

Anak-anak kecil yang hafal Al Qur’an diibaratkan seperti wayang kulit yang sering diikutkan perlombaan atau pertunjukan dipanggung atau di tempat lain sampai masuk televisi sehingga menjadi sebuah hiburan.

Banyak yang membaca Al Qur’an karena tujuan mencari uang sehingga kurang memperhatikan ilmu-ilmu membaca Al Qur’an seperti membaca tanpa makhraj dan tajwid yang benar.

Banyak juga dijumpai berdirinya pondok-pondok pesantren dengan tujuan dan niat gengsi demi persaingan dengan pondok-pondok lain, yang mana ukuran megahnya gedung dan banyaknya jumlah santri menjadi prioritas utama akan tetapi ilmu dan kualitas dari para santrinya dikesampingkan.

Dengan kondisi yang seperti itu sehingga banyak santri yang bisa membaca dan menghafal Al Qur’an akan tetapi lupa terhadap isi dan ajaran dari Al Qur’an yang diharapkan yaitu untuk mengamalkannya, sehingga seolah-olah diibaratkan laiknya anjing-anjing yang saling berebut tulang, yaitu dalam hal ibadah tapi demi tujuan dunia dan saling berlomba-lomba meraihnya. "

10 Manfaat Pondokin Anak Di Pesantren

Assalamu'alaikum sobat muslim ...

Dalam kesempatan kali ini saya akan menggambarkan beberapa keuntungan atau manfaat dari Pondokin anak di Pesantren. 



Beberapa orang tua mungkin cemas dan khawatir akan pergaulan anak mereka, apalagi di zaman sekarang ini pergaulan sudah semakin bebas sehingga terkadang orang tua pun tidak mampu memantau apa saja yang anak mereka lakukan diluar sana. Sebagian orang tua mungkin berfikiran atau mempunyai niat untuk pondokin anak-anak mereka di pesantren, akan tetapi karena kurangnya informasi mungkin mereka masih khawatir akan kehidupan anak mereka selama di pesantren apakah bisa terjamin atau mungkin malah terlantar. Nah, bagi para orang tua, anda tidak perlu khawatir, berikut saya jelaskan beberpa keuntungan dari pondokin anak di pesantren :

1. Karena jauh dari orang tua, anak akan terbiasa melakukan hal apapun secara mandiri.


2. Bersama guru ngaji atau pembimbing pastilah mereka akan rajin sholat berjamaah 5 waktu.


3. Selain didikan dari para Ustad / Kyai, dari rasa rindu merka pasti akan selalu mendoakan kedua orang tua mereka.



4. Lingkungan pesantren sangat disiplin, maka akan sulit bagi mreka untuk keluyuran diluar pesantren.



5. Orang tua akan merasa anak mereka aman dan tentunya terjamin akan kualitas hidup dan ibadahnya.



6. Selain mengaji mereka juga di didik untuk pintar berbahasa arab dan inggris. Wow, hebat juga ya ...



7. Selain sholat wajib para santri juga diharuskan untuk melaksanakan sholat sunah.



8. Setidaknya 2 kali sehari mereka akan di ajari baca tulis Al-Qur'an.


9. Puasa sunah akan terasa seperti puasa Ramadhan.



10. Kedisiplinan dari lingkungan pesantren akan menjauhkan mereka dari pergaulan yang tidak baik.


Bagiamana bapak dan ibu ?
Berniat pondokin anaknya di pesantren ? Semoga artikel ini bermanfaat untuk dijadikan referensi bagi anda para orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

Senin, 18 April 2016

BIOGRAFI ONTA NABI SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM


BIOGRAFI ONTA NABI SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM


unta nabi muhammad


¤ Nama : Qaswa'

¤ Dilahirkan : Di kampung Bani Qusyair kepulaun Arab

¤ Tugas : kendaraan Rasulullah SAW

¤ Harga : 100 dirham, Beliau membeli dari Sayyidina Abu bakar Ash Shiddiq

¤ Warna : merah dan perpaduan antara putih , hitam tapi lebih dominan putih.

¤ Julukan :

~ Jad'a (menerima makanan apa saja).

~ Qodba (kuat)

~ 'Ashba (berprinsip)

¤ Arti Namanya (Qaswa') : kuping yg terputus, tapi di juluki demikian karna cepatnya jika berjalan .

¤ Umur : 4th ketika d beli Rasulullah, hidup bersama beliau 11th , mati pada umur 15 th

¤ Tempat Tinggal : pekarangan Baqi' sebelah timur Masjid Nabawi. Tdk terikat tali

¤ Makanan : Rumput Baqi'

¤ Meninggal : setelah wafat Rasulullah. Dia sangat bersedih sampai matanya tertutup, selalu menolak makan dan minum sampai akhirnya meninggal pada awal Kholifah Sayyidina Abubakar Ash Shiddiq

¤ Keistimewaannya:

1. Ikut hijrah bersama Nabi SAW.

2. Menjadi penentu tempat pembangunan Masjid Nabawi d Bani Najjar.

3. Satu2nya kendaraan Nabi yg mampu menahan beban wahyu Allah SWT.

4. Menjadi kendaraan Nabi saat Beliau thawaf.

¤ Sifat Kepribadian :

1. Besar. Nabi memujinya karna akhlaqnya.

2. Selalu menang di perlombaan onta , tapi pernah sekali kalah , dan kaum muslim sangat bersedih.

3. Nabi memakai namanya sebagai penghormatan

4. Nabi pernah membawa sahabat2 besar di antaranya Sayyidina Ali bin Abi Thalib saat Beliau di utus ke Mina sebelum haji wada' (terakhir)

¤ Sepak Terjangnya :

1. Ikut perang Badar

2. Ikut perang Fathul Makkah.

3. Pergi bersama Nabi di perdamaian Hudaibiyyah.

4. Bersama Nabi saat beliau mengqodo' umroh.

5. Bersama Nabi di Haji Wada'.

Wallohu a'lam.

Kamis, 14 April 2016

MEWASPADAI GENERASI IBNU MULJAM


Ali bin ABi Thalib gugur sebagai syahid pada waktu subuh tanggal 7 Ramadhan akibat tebasan pedang salah seorang anggota sekte Khawarij yang bernama Abdurrahman bin Muljam Al Murodi. Uniknya sang pembunuh ini melakukan aksinya sambil berkata,

“Hukum itu milik Allah, wahai Ali. Bukan milikmu dan para sahabatmu.”

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan aksi bejadnya ini Ibnu Muljam juga tidak berhenti mulutnya mengulang-ulang ayat 207 surat Al Baqarah yang artinya,

“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”

Tatkala khalifah Ali bin ABi Thalib akhirnya gugur, Ibnu Muljam pun dieksekusi mati dengan cara diqishas. Proses qishasnya pun bisa membuat kita tercengang karena saat tubuhnya telah diikat untuk dipenggal kepalanya, ia masih sempat berpesan kepada algojo yang mendapat tugas melakukan eksekusi,

“Jangan penggal kepalaku sekaligus. Tapi potonglah anggota tubuhku sedikit demi sedikit hingga aku bisa menyaksikan anggota tubuhku disiksa di jalan Allah.”

Demikianlah keyakinan Ibnu Muljam yang berpendapat bahwa membunuh Ali bin Abi Thalib yang nota bene salah satu sahabat yang dijamin masuk surga, menantu (suami Sayyidah Fathimah) dan saudara sepupu Rasulullah dan ayah dari Hasan dan Husein, dua pemimpin pemuda ahli surga, sebagai tindakan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Aksi yang dilakukan oleh Ibnu Muljam ini adalah realitas pahit yang kita lihat pada kehidupan ummat Islam sekarang dimana diantara para pemuda kita terdapat kelompok yang giat melakukan provokasi untuk membunuh kaum muslimin yang tidak berdosa. Kelompok ini menggunakan intimidasi dan aksi kekerasan sebagai strategi perjuangan mereka. Merekalah yang pada raut wajahnya memancarkan hidayah dan mereka juga senantiasa membaca Al Qur’an di waktu siang dan malam. Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi sebab karakteristik mereka tepat sebagaimana sinyalemen yang disampaikan Rasulullah dalam sebuah hadits yang artinya,

“Akan ada para lelaki yang membaca Al Qur’an tanpa melampaui tulang selangka mereka. Mereka telah keluar dari agama laksana keluarnya anak panah dari busur.”

Kebodohan mengakibatkan mereka merasa berjuang membela kepentingan agama Islam padahal hakikatnya mereka sedang memerangi Islam dan kaum muslimin.

MEWASPADAI GENERASI IBNU MULJAM


Ibnu Muljam sejatinya adalah figur lelaki yang shalih, zahid dan bertaqwa. Bukan lelaki bengal yang buta sama sekali terhadap ilmu agama. Di wajahnya terlihat dengan nyata jejak sujud. Ia juga hapal Al Qur’an dan sekaligus sebagai guru yang berusaha mendorong orang lain untuk menghapalkannya. ‘Umar bin Khatthab pernah menugaskannya ke Mesir demi mengabulkan permohonan ‘Amr bin ‘Ash yang memohon kepada beliau untuk mengirim ke Mesir figur yang hafal Al Qur’an untuk mengajarkannya kepada penduduk Mesir. Tatkala ‘Amr bin ‘Ash meminta,

“Wahai amirulmukminin, kirimkanlah kepadaku lelaki yang hafal Al Qur’an untuk mengajari penduduk Mesir, “

‘Umar menjawab, “Saya mengirimkan untukmu seorang lelaki bernama Abdurrahman bin Muljam, salah seorang ahli Al Qur’an yang aku prioritaskan untukmu dari pada untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Al Qur’an kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia...!.”

Meskipun Ibnu Muljam hafal Al Qur’an, bertaqwa dan rajin beribadah namun semua itu tidak bermanfaat baginya. Ia mati dalam kondisi su’ul khatimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya dan berafiliasi dengan sekte Khawarij yang telah meracuni para pemuda muslim sehingga melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam namun justru mengklaim semua itu dalam rangka membela ajaran Allah dan Rasulullah.

Bercermin dari figur Ibnu Muljam tentu kita tidak perlu merasa aneh jika sekarang muncul kelompok-kelompok ekstrim yang mudah memvonis kafir terhadap sesama muslim yang berbeda pandangan mela

Rabu, 13 April 2016

MANUSIA DITENTUKAN DENGAN SIAPA DIA DUDUK ATAU BERTEMAN


Siapa saja yg sering duduk bersama 8 orang kelompok manusia, Allah Ta'alaa akan memberinya 8 perkara:

1. ﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻷﻏﻨﻴﺎﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺣﺐ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﻴﻬﺎ ....
1. Barangsiapa yg duduk bersama orang² kaya, Allah akan menambahkan cinta kepada dunia & semangat untuk mendapatkan dunia....

2. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻔﻘﺮﺍﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺸﻜﺮ ﻭﺍﻟﺮﺿﺎ ﺑﻘﺴﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ....
2. Barangsiapa yg duduk bersama orang² miskin, Allah akan menambahkan perasaan syukur & ridho atas pemberian Allah...

3. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﺴﻠﻄﺎﻥ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻜﺒﺮ ﻭﻗﺴﺎﻭﺓ ﺍﻟﻘﻠﺐ....
3. Barangsiapa yg duduk dengan para pemimpin/raja, Allah akan menambahkan perasaan sombong & kerasnya hati....

4. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﻬﻞ ﻭﺍﻟﺸﻬﻮﻩ....
4. Barangsiapa yg duduk dengan perempuan, Allah akan menambahkan kebodohan & syahwat.....

5. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﺼﺒﻴﺎﻥ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻠﻬﻮ ﻭﺍﻟﻤﺰﺍﺡ.....
5. Barangsiapa yg duduk dengan anak² kecil, Allah akan menambahkan lalai & gurau senda.....

6. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻔﺴﺎﻕ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﺮﺃﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ ﻭﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﻭﺍﻹﻗﺪﺍﻡ ﻋﻠﻴﻬﺎ،ﻭﺍﻟﺘﺴﻮﻳﻒ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ.....
6. Barangsiapa yang duduk dengan orang² fasiq, Allah akan menambahkan berani berbuat dosa & kemaksiatan serta mendorongkan diri untuk berbuat maksiat kemudian menunda-nunda akan taubat...

7. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﺎﻋﺎﺕ....
7. Barangsiapa yg duduk dengan orang² sholeh, Allah akan menambahkan perasaan cinta kepada amalan² keta'atan....

8. ﻭﻣﻦ ﺟﻠﺲ ﻣﻊ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺯﺍﺩﻩ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻮﺭﻉ....
8. Barangsiapa yg duduk dengan para ulama', Allah akan menambahkan ilmu & perasaan tidak cintakan dunia...

* tanbiihul Ghaafiliin
Hujjatul Islam  Al-Imam Al-Ghazali ra
Telegram : @indonesiangaji

Senin, 11 April 2016

MENABUH HADRAH/REBANA/­­TERBANGAN

MENABUH HADRAH

Di dalam madzhab Syafi’i bahwa Duff (rebana) hukumnya Mubah secara Mutlak (lihat dalam Faidh al-Qadir juz 1 halaman 11). Diriwayatkan pula bahwa para wanita memukul rebana menyambut Rasulullah Saw. di suatu acara pernikahan dan Rasul Saw. mendengarkan syair mereka dan pukulan rebana mereka, hingga mereka berkata: “Bersama kami seorang Nabi yang mengetahui apa yang akan terjadi”, maka Rasul Saw. bersabda:“Tinggalkan kalimat itu dan ucapkan apa-apa yang sebelumnya telah kau ucapkan. (Shahih Bukhari hadits No. 4852).

Juga diriwayatkan bahwa rebana dimainkan saat hari Asyura di Madinah di masa para sahabat radhiyallahu ‘anhum (Sunan Ibn Majah hadits No.1897).

Dijelaskan oleh Imam Ibn Hajar bahwa Duff (rebana) dan nyanyian pada pernikahan diperbolehkan walaupun merupakan hal yang Lahwun (melupakan dari Allah), namun dalam pernikahan hal ini (walau lahwun) diperbolehkan (keringanan syariah karena kegembiraan saat nikah), selama tak keluar dari batas-batas mubah.

Demikian sebagian pendapat ulama (Lihat dalam Fath al-Bari Juz 9 halaman 203) menunjukkan bahwa yang dipermasalahkan mengenai pelarangan rebana adalah karena hal yang lahwun (melupakan dari Allah), namun bukan berarti semua rebana haram, karena
Rasul Saw. memperbolehkannya, bahkan dijelaskan dengan Nash Shahih dari Shahih Bukhari. Namun ketika mulai makna syairnya menyimpang dan melupakan dari Allah Swt. maka Rasul Saw. Melarangnya. Demikianlah maksud pelarangannya di masjid, karena rebana yang mengarah pada musik lahwun, sebagian ulama membolehkannya di masjid hanya untuk nikah walaupun lahwun, namun sebagian lainnya mengatakan yang dimaksud adalah diluar masjid, bukan didalam masjid. Pembahasan ini semua adalah seputar hukum rebana untuk gembira atas akad nikah dengan lagu yang melupakan dari Dzikrullah.

Berbeda dengan rebana dalam maulid, karena isi syairnya adalah shalawat, pujian pada Allah dan RasulNya Saw., maka hal ini tentunya tak ada khilaf padanya, karena khilaf adalah pada lagu yang membawa lahwun.

Sebagaimana Rasul Saw. tak melarangnya, maka muslim mana pula yang berani mengharamkannya, sebab pelarangan di masjid adalah membunyikan hal yang membuat lupa dari Allah di dalam masjid. Sebagaimana juga syair yang jelas-jelas dilarang oleh Rasul Saw. untuk dilantunkan di masjid, karena membuat orang lupa dari Allah dan masjid adalah tempat dzikrullah, namun justru syair pujian atas Rasul Saw. diperbolehkan oleh Rasul Saw. di masjid. Demikian dijelaskan dalam beberapa hadits shahih dalam Shahih Bukhari, bahkan Rasul Saw. menyukainya dan mendoakan Hassan bin Tsabit seraya melantunkan syair di masjid, tentunya syair yang memuji Allah dan RasulNya.

Saudaraku, rebana yang kita pakai di masjid itu bukan lahwun dan membuat orang lupa dari Allah, justru rebana-rebana itu membawa muslimin untuk mau datang dan tertarik hadir ke masjid, duduk berdzikir, melupakan lagu-lagu non muslimnya, meninggalkan alat-alat musiknya, tenggelam dalam dzikrullah dan Nama Allah Swt. ‘Asyik ma’syuk menikmati rebana yang pernah dipakai menyambut Rasulullah Saw., mereka bertobat, mereka menangis, mereka asyik duduk di masjid, terpanggil ke masjid, betah di masjid, perantaranya adalah rebana itu tadi dan syair-syair pujian pada Allah dan RasulNya, dengan meniru perbuatan para sahabat yaitu kaum Anshar radhiyallahu ‘anhum yang perbuatan itu sudah diperbolehkan oleh Rasul Saw.

Untuk lebih lanjut cek kitab2 dibawah ini

1. Al-Fatawi al-Fiqhiyah al-Kubra juz 4 halaman 356
2. Umdat al-Qari Syarh Shahih Bukhari juz 4 halaman 220
3. Fath al-Bari juz 3 halaman 340
4. Umdat al-Mufti wa al-Mustafti juz 1 halaman 129
5. I’anat ath-Thalibin juz 3 halaman 316
6. Al-Amru bi al-Ittiba’ wa an-Nahyu ‘an al-Ibtida’ halaman 30

Minggu, 10 April 2016

Khasiat Bismillah


Sumber : Kitab Tafsir Al Kabir

روي أن فرعون قبل أن يدعي الإلهية بنى قصرا وأمر أن يكتب " بسم الله " على بابه  الخارج ، فلما ادعى الإلهية وأرسل إليه موسى عليه السلام ودعاه فلم ير به أثر الرشد

Diriwayatkan bahwa Fir'aun sebelum mengaku sebagai Tuhan, dia membangun sebuah istana dan memerintahkan utk menulis
 " BISMILLAH " pada pintu luarnya.
ketika dia mengaku sebagai Tuhan, dan Nabi Musa alaihis salaam di utus kepadanya,  Nabi Musa mendakwahinya tetapi tdk terlihat adanya pengaruh petunjuk.

قال : إلهي كم أدعوه ولا أرى به خيرا ، فقال تعالى : يا موسى ، لعلك تريد إهلاكه ، أنت تنظر إلى كفره وأنا أنظر إلى ما كتبه على بابه ،

Nabi Musa bermunajat :
" wahai Tuhanku, berapa kali aku mendakwahinya tapi tdk melihat adanya kebaikan ."
Allah berfirman :
" wahai Musa, sepertinya engkau berharap rusaknya Fir'aun, engkau melihat pada kekufurannya sedangkan Aku melihat pada apa yg Fir'aun tulis pada pintunya ."

والنكتة أن من كتب هذه الكلمة على بابه الخارج صار آمنا من الهلاك وإن كان كافرا ، فالذي كتبه على سويداء قلبه من أول عمره إلى آخره كيف يكون حاله ؟

Faedah lembut yg bisa diambil dari kisah ini adalah :
Barang siapa menulis kalimat " BISMILLAH " pada pintu luarnya maka dia aman dari kerusakan walaupun dia orang kafir,
Jadi, orang yang menulisnya di dalam relung hati mulai awal umur sampai akhir hayatnya, kira-kira bagaimana keadaannya ?



Belajar Islam itu kepada ulama jangan ke mbah google. Namun jika terpaksa gunakan saja www.islamuna.info jangan ke simbah. Karena di islamuna, situs-situs non aswaja diblokir.

Atau gabung di grup tanya jawab aswaja

www.facebook.com/groups/piss.ktb

Ada beberapa aplikasi yang wajib didownload oleh para pengguna android. Silakan masuk playstore dan ketik piss.ktb. Dan akan anda temui beberapa aplikasi dari tim kami.

1. TANYA JAWAB ISLAM
Berisi ribuan dokument piss yang bisa anda baca secara ofline (cocok bagi yang paket datanya pas-pasan). Isi dokumen akan kami update secara berkala.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.zam.pisslite

2. USTADZ MENJAWAB
Aplikasi piss offline. Dan pada saat anda online, dokument akan terupdate secara otomatis. Sesaat setelah download mungkin anda mendapati aplikasi ini kosong. Tidak perlu gusar, biarkan saja dulu akan terupdate dengan sendirinya.

https://play.google.com/store/apps/details?id=islamuna.info.ustadzmenjawab

Ayo sebarkan aplikasi ini dan kasih bintang 5 smg hal yang sepele ini menjadi sangat berarti kelak.
Aamiin ......

2 GOLONGAN WANITA


S A R A P A N   H A T I


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته .....
صباح الخير يا إخواني في الله
صبحكم الله بكل خير...

2 GOLONGAN WANITA


الحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ اْلعٰالَمِيْنَ،اللَّهُمَ صَل ِعَلَى سَيدِنـَا مُحَمَّدٍ الفاتـِح ِلِمَا أُغلِقَ وَالخاتمِ لِمَا سبقَ نَاصِرِالْحَقِ بِالْحَق ِوَالهـَادِي إلىَ صِراطِكَ المُسْتَـَقـِيم وَعَلىَ آلِه حَقَّ قـَدْرِه وَمِقـْدَارِهِ العـَظـِيم

Ktk engkau keluar rumah,engkau akan menemui 2 golongan wanita.....



Golongan pertama :
Seorang wanita yg dicoba dg penyakitnya istri AL AZIZ(penguasa mesir).....
Ia mempercantik dirinya...memakai wangi2an yg harum semerbak...mengumbar aurat dan memamerkan lekuk tubuhnya.....lisan halnya seakan2 mengatakan sprt yg diucapkan oleh istri raja aziz pd Nabi Yusuf a.s :

هَيْتَ لَكْ...
 "kemarilah"...

Golongan kedua :
Seorang wanita yg tlh menutup diri dan tdk ingin keluar akan tetapi situasi dan kondisi yg memaksanya utk keluar...kemudian ia keluar utk memenuhi hajatnya dg menutup auratnya.... lisan keadaannya seakan2 mengatakan sprt yg dikatakan oleh wanita yg ditanya oleh Nabi Musa a.s:

حَتَّىٰ يُصْدِرَ الرِّعَاءُ ۖ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ

 "Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya".

Mk sikap mu terhadap golongan pertama,hendaklah kamu bertindak sprt tindakan Nabi Yusuf a.s...pejamkan matamu dan katakan :
"مَعَاذَ اللّٓه"
Aku berlindung pd Allah...

Dan sikap mu terhadap golongan kedua.hendaklah engkau bertindak sprt tindakan Nabi Musa a.s.tawarkan bantuan dg adab...kemudian pergilah menyelesaikan urusanmu...
Ingatlah akan firman Allah swt :

فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰ إِلَى الظِّلِّ

Maka Musa a.s memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh".

Karna sifat 'IFFAH(menjaga diri) nya Nabi Yusuf,menjadi sebab diangkatnya beliau menjadi PENGUASA MESIR....

Dan sifat KSATRIA Nabi Musa a.s menjadi sebab Allah swt menganugrahkan pdnya ISTRI SHOLEHAH dan TEMPAT TINGGAL YG AMAN setelah sebelumnya dicari dan dikejar2 tentara fir'aun.....

Smg kita bs menjaga pandangan kita sprt Nabi Yusuf a.s dan menjadi pria ksatria sprt Nabi Musa a.s.. pr wanita yg membaca tulisan ini smg bisa selalu menjaga auratnya sprt putri2nya Nabi Syu'aib....
Pr pria yg masih jomblo smg segera diberikan istri yg sholehah dan pr wanita yg belum punya pasangan smg segera diberikan pria yg sholeh...Aaamiiiin.....

#tiada_hari_tanpa_sholawat#
#hiasilah_hari2mu_dgsholawat_niscaya_hidupmu_bahagia_dunia_akherat#

#dua_golongan_wanita#
#Achmad_Somady_Aroby#

Jumat, 08 April 2016

Diperbolehkannya Haji Badal atau menghajikan orang yang sudah meninggal.



Para ulama menjelaskan bahwa ada tiga syarat boleh membadalkan haji:
  • 🏾Orang yang membadalkan adalah orang yang telah berhaji sebelumnya.
  • 🏾Orang yang dibadalkan telah meninggal dunia atau masih hidup namun tidak mampu berhaji karena sakit atau telah berusia senja.
  • 🏾Orang yang dibadalkan hajinya mati dalam keadaan Islam. Jika orang yang dibadalkan adalah orang yang tidak pernah menunaikan shalat seumur hidupnya, ia bukanlah muslim sebagaimana lafazh tegas dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, alias dia sudah kafir. Sehingga tidak sah untuk dibadalkan hajinya.

Didalam rukun haji, baik itu haji buat diri kita maupun haji badal ada syarat wajib seperti towaf, sa'i, lempar jumroh, dan ke arofah.

Habis towaf disunnahkan sholat bada towaf

Dalam sholat wajib maupun sunnah, pasti membaca fatihah, surat pendek, doa, pujian maupun sholawat

Apakah masih ada yg membantah kalau membacakan atau mengirimkan fatihah atau bacaan doa, atau quran untuk orang yg sudah mati itu tidak sampai pahalanya?

Jika kita menganggap mengirim fatihah, kirim doa pada orang yg sudah meninggal tidak sampai pahalanya, berarti kita menanggap hadits Rasulullah SAW tentang haji badal adalah hadits palsu, padahal pemerintah arab yg notabene wahabi, mengeluarkan sertifikat haji badal.

Mari memperbanyak sholawat di malam jumat...

shollu ala nabi...